Powered by Blogger.

Diary Kuli Pabrik

sebuah catatan perjalanan dari seorang kuli pabrik yang sedang mencari jati diri. lets enjoy my untold story

Sudah lama sekali sejak aku terahir posting tulisan di blog ini, dasar manusia pemalas. . .
ok, jadi ceritanya saptu kemarin pas lagi gowes pagi, ketika perjalanan pulang aku mampir ketempat salah satu temanku yang juga menjadi seorang admin instagram PurwokertoCity_. Singkat cerita kita ngobrol ngalor ngidul sampe pada saat ngebahas hunting foto, dan kawanku ini yang namanya Bro Arif ngijinin aku ikut hunting bareng dan ternyata pas banget besoknya temen-temen dari Hunting Comunity Purwokerto mau pada hunting foto di Bukit Watu Meja. Jadilah aku janjian sama Bro Arif untuk kumpul di jembatan stasiun purwokerto jam 3 Sore.

Sekarang kita bahas dulu destinasi yang bakal kita datengin, "Bukit Watu Meja" terletak di desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen. Akses masuk ke bukit watumeja ada beberapa alternatif yaitu melalui desa tumiyang dan melalui desa bentul.
Jika kita memilih jalur desa Tumiyang maka kita diharuskan berjalan kaki karena tracknya belum bisa dilalui kendaraan, butuh hiking sekitar 30 menit untuk sampai kepuncak Bukit Watu Meja, diperjalanan kita bakal melewati areal perkebunan warga dan hutan pinus. Nah jalur yang bakal kita lewati ini melalui Desa Bentul, kalo lewat jalur ini temen-temen bakal bisa bawa motor sampai ke puncak bukit watu meja (itupun kalo temen-temen berani bawa motornya). Perjalanan melalui desa Bentul kemarin sedikit terkendala karena ditengah perjalanan sedang ada proyek pengerukan tanah, jadi jalan lumayan rusak dan membuat adrenalin meninggi. setelah melewati komplek rumah warga perjalanan langsung memasuki areal hutan pinus, dimana track nya tanah yang lumayan licin dengan kontur agak menanjak sampai ke puncaknya.

Bukit Watu Meja ini menawarkan pemandangan indah dengan background perbukitan yang tepat di depannya terbentang jalanraya dan sungai serayu yang dibelah oleh jembatan Kereta Api, sangat indah pokoknya. . .

bisa di cek sendiri di postingan teman teman berikut ini

View this post on Instagram


Yang sampe sore gini, belum ngicipi mendoan acan, apa ada ya..??? Melasine...😁 . Bukit Watu Meja, Tumiyang, Kebasen, Banyumas (Akses Jalan klau terang, motor bisa sampe atas via Ds.bentul, Kebasen) #Watumeja #BukitWatuMeja #Mendoan #Banyumas #purwokertokeren
A post shared by PURWOKERTO KEREN || BANYUMAS (@purwokerto_keren) on Apr 2, 2019 at 1:07am PDT

Okey balik lagi ke Topik awal, singkat cerita jam 3 aku udah dateng ke jembatan stasiun, ga lama bro Arif pun datang disusul sama mba Fajria. Perjalanan pun dimulai kita ber-3 langsung gas menuju desa tumiyang, di perjalanan kita berhenti di Jembatan Merah untuk menunggu temen-temen yang lain, ga lama Bang Aros dari Pesona Alam Banyumas, dan admin dari Purwokerto Keren pun dateng. dan ternyata mas Anto udah nunggu kita di overpass kebasen, tanpa tunggu lama kita melajutkan perjalanan, setelah ketemu sama mas anto, kita langsung menuju desa bentul untuk naik ke puncak watumeja. setelah melewati pemukiman warga kita disambut jalan yang rusak parah karena sedang ada proyek pengerukan tanah. walhasil kita harus extra hati hati karena jalan yang dilalui adalah tanah lembek yang basah, dan dengan motor berban aspal sangat memungkinkan untuk kita tergelincir. setelah melewati jalanan proyek tadi kita masuk areal hutan pinus dan disambut lagi dengan tanjakan yang lumayan tinggi, berikut fotonya


setelah berhasil menaiki tanjakan tadi, track jadi agak landai tetapi kita berkendara hanya bisa berbaris satu persatu karena jalannya yang sempit dan pas untuk satu motor saja.

Sekitar 15 menit kita riding (lama cuyyy. . . karena kita kudu extra hati-hati jalannya licin). kita sampai juga dipuncak watu meja. Ga lama bang doni rahardian dan mas Zikilwalank nyusulin ke puncak terus disusul juga kawan-kawan komunitas Phonegraphy Purwokerto. Disana kita foto-foto sepuasnya, dan kawan-kawan admin instagram juga pada live untuk mempromosikan Wisata Alam Bukit Watu Meja ini. Berikut keseruan hunting kita




View this post on Instagram


Hunting bareng sedulur admin @fajaria.aini @purwokerto_keren @ynvpwt @zikil.walank @antoguiness910 @doni_rahadian @kasmad_22 @purwokerto.amazing
A post shared by bangarros (@pesona_alam_banyumas) on Mar 31, 2019 at 6:59am PDT


View this post on Instagram


Don't forget to take time to be together, because togetherness is so valuable. 🌏Bukit watu meja. --------------------------------------------- #exploreindonesia #livefolk #folkindonesia #folknusantara #folkgreen #watumeja #purwokerto_keren #panoramapurwokerto #aslipurwokerto #purwokertoonline #portrait_mood #portrait_ig #jatengmotret #visitbanyumas #banyumashits #goodsceneryco #ayodolan #keluarbentar #expopurwokerto #amazingpurwokerto #shotbymi #roamtheplanet #wekeepmoments #outdoortones
A post shared by muhamad(sugianto) (@antoguiness910) on Apr 2, 2019 at 2:34am PDT


View this post on Instagram


Welcome April.. Minggunya #purwokertokeren mlipir sore ke kawasan Kebasen Banyumas. Bukit Watumeja, Tumiyang, Kebasen 31 Maret 2019 Buat teman² blusukan : @huntingcommunitypurwokerto @pesona_alam_banyumas Dan teman² lainnya, terima kasih mbolang sorenya. #Watumeja #BukitWatumeja #Tumiyang #Kebasen
A post shared by PURWOKERTO KEREN || BANYUMAS (@purwokerto_keren) on Mar 31, 2019 at 6:25pm PDT


View this post on Instagram


Gemeter kon foto nang nduwur watu. . . Terimakasih teman-teman @huntingcommunitypurwokerto . . . . #superadventure #watumeja #madesu #madesutraveller #superadventure_id #I_Dare #ngapaktraveller #travellerngirit
A post shared by Frida Fatah (@frida.fatah) on Apr 2, 2019 at 1:46am PDT
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Poster Minimalis dan khas dari freepik
Durian, Siapa sih yang ga tau sama buah yang satu ini?? Buah khas daerah tropis yang punya rasa dan bau mungkin ga semua orang suka. Tapi bagi gw buah ini salah satu buah favorit dan masuk kategori buah terenak. Kalo kata temen gw, orang yang ga suka durian sama aja kurang bersyukur karena ga bisa menikmati salah satu kenikmatan dunia, hahaha

Nah kali ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Banyumas mengadakan Festival Durian dan Pameran 2018. Diadakan tanggal 24 sampe 25 November 2018 di areal parkir selatan Gor Satria Purwokerto. Festival yang diadakan oleh dinas pertanian dan ketahanan pangan kab. Banyumas ini ternyata udah jadi festival yang ke-2, dimana tahun lalu diadakan di alun-alun Banyumas. Agenda nya ada kontes durian, pameran UMK hasil dari berbagai daerah dan bazar durian baik durian lokal maupun montong. Di Stand utama milik pemda disitu dipamerkan Durian Kromo, dimana durian tersebut adalah hasil buah kerja dari bapak kromo seorang petani durian yang sudah terkenal dari daerah Kemranjen, Banyumas. Ada juga durian Bawor yang terkenal super duper besar dan berat, berat 1 buah kisaran 4-8 kilo bahkan ada yang bisa mencapai 15kilo perbuah, lalu ada juga gunungan hasil bumi yang berisi hasil pertanian dari para petani di Banyumas.
Durian Bawor yang Terkenal Besar
Gunungan berisi hasil bumi

Satu hal lagi yang menarik di festival ini ada lah di adakannya kontes durian (sebenernya sih udah umum ya ada kontes durian di festival durian), berbagai durian hasil buah ketekunan petani yang terbaiklah yang dipilih. Untuk tahun ini yang terpilih sebagai pemenang Juara 1 adalah petani dari desa Bogangin, Sumpiuh.
Para pemenang kontes durian
Untuk acara bazar durian ada banyak stand yang mengisi mulai dari petani dari Sumpiuh, Kalibagor, Cilongok sampai Kebasen. Harganya sendiri bervariasi ada yang paket 100rb rupiah isi 3 buah durian kecil-kecil, ada yang durian sedang seharga 50rb/buah bahkan ada yang dibandrol sampai ratusan ribu rupiah perbuah. Untuk durian jenis montong sendiri dijualnya model kiloan, harganya pun bevariasi ada yang harga 80rb/kilo bahkan ada yang lebih mahal.
Bazar Durian
Mbanya jualan durian
Tuh Stocknya banyak
Untuk hasil pertanian ada yang membawa hasil unggulan dari daerah masing masing, contohnya dari kec.Kalibagor membawa Kelengkeng, dari Cilongok memawa Petai dan Jengkol. Ada juga yang membawa bibit baik itu bibit durian ataupun tanaman lain contohnya cabai, lalu ada juga stand yang menjual pupuk organik untuk perawatan tanaman. Sedangkan untuk hasil UKM  ada yang membawa gula kristal, es durian, es dawegan durian, es dawet, ketan manayo, jamu, bahkan ada stand kopi.
Petai dan Jengkol buah legend nih
Bibit cabai rawit, yang pasti bukan cabai-cabaian
 Ada satu yang membuat gw penasaran yaitu "Ketan Manayo", setelah gw coba beli ternyata adalah hasil olahan ketan yang dimasak kemudian disiram saus durian yang kemudian diberi topping keju parut, kacang dan susu coklat ataupun susu framboze, untuk satu porsi di bandrol 10rb/cup, harga yang cukup murah di ajang festival kaya gini (tapi untuk dijual di hari biasa gw rasa cukup mahal karena porsinya yang cukup kecil dan saus duriannya sendiri kurang rasa duriannya). Ada satu lagi menu yang gw coba, berhubung siang ini di purwokerto cuacanya panas banget ahirnya gw mutusin buat cari minuman. Nah disini gw nemuin stand yang jualan "es dawet durian". Sebenernya ini sih es dawet biasa tapi ada potongan durian sebagai penambah rasa dan aromanya, harganya untuk segelas es dawet durian dibandrol harga Rp. 10rb/gelas, harga yang menurut gw wajar juga sih. Berkunjung ke Festival Durian kaya gini kurang afdol kalo ga nyoba duriannya, setelah muter muter stand cari durian lokal yang bagus dan matang (karena kebanyakan stand siang itu udah kehabisan stock dan hanya tersisa durian yang siap makan untuk besok). Setelah mencari ahirnya gw nemu satu stand yang masih nyetok durian yang siap makan. setelah tanya harga dan ngintip duriannya ahirnya gw dapet juga 1 buah durian lokal yang rasanya mantab. 
Ketan Manayo
Es Dawet Durian
Finalnya mbelah durian lokal men. . .
Cukup menarik di Banyumas di adain festival durian karena di banyumas sendiri memang ada beberapa daerah yang terkenal sebagai sentral budidaya durian, yaitu di daerah Kemranjen, Cilongok dan lainnya. Harapan gw pribadi sih event-event macam gini kudu bakal terus ada, karena apa??? Selain sebagai suatu apresiasi kita kepada petani juga bisa sebagai ajang pariwisata (contoh deh acara festival durian semarang, para pengunjung kebanyakan dari luar kota dan mereka rela jauh jauh untuk menikmati durian di semarang). Dan mungkin saran dari gw untuk panitia event ini acaranya terlihat kurang inovatif, dari segi publikasi sendiri kurang masif  jadi kurang banyak pengunjung menurut gw. Overall untuk acara yang baru berjalan 2 kali udah lumauan lah, mungkin bisa ditingkatkan untuk next event
Suasana Festival Durian Banyumas 2018







Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Weekend kemarin cukup berkesan karena gw dan temen-temen rombongan dari YogaRimba ikut salah satu event yang di adakan kawan-kawan dari CakramPala, yaitu Lomba Lintas Alam Bumi Cakram II. Acara yang menggandeng salah satu Brand Rokok terkemuka di Indonesia menjadi sponsor utamanya, apalagi kalau bukan dari rokok Djarum dengan taglinenya #SuperAdventure dan #I_Dare. Acaranya sendiri dilaksanakan Minggu pagi pada tanggal 18 November 2018, tetapi kita para peserta diwajibkan mengikuti Technical Meeting pada hari Sabtu malam, jadi gw sehabis nonton futsal langsung gas kerumah untuk siap-siap ke lokasi acara, dan kabarnya temen-temen gw dari YogaRimba udah pada sampai di lokasi.

Setelah Maghrib gw langsung meluncur ketempat bang Dika (salah satu senior gw di YogaRimba) untuk barengan ke lokasi acara. Setelah njemput bang Dika, gw sama bang Dika meluncur ke lokasi yang berada di desa Karangkemiri kec.KarangLewas. Lokasinya sih ga jauh dari pusat kota Purwokerto, bisa dibilang pinggiran kota lah. Untuk lokasi TM di adain di salah satu tempat wisata yang masih dalam tahap pengerjaan. Denger-denger nantinya mau dibuat semacam taman Edukasi gitu, cuman belum sepenuhnya jadi dan masih ada pengerjaan.
Disitu gw, temen-temen YogaRimba dan para peserta yang lain ikut mendengarkan arahan dari panitia untuk teknis acara lomba yang bakal diadain besok pagi. Setelah pembekalan mengenai teknis, jalur, dan pembagian atribut (syal, kartu Peserta) oleh panitia kita dipersilahkan untuk langsung istirahat atau ikut menonton film dokumenter yang diputer temen-temen panitia, tapi kita memilih untuk istirahat saja, berhubung TM selesainya larut malam kita juga perlu persiapkan fisik untuk kegiatan besok pagi.

Pagi hari pun tiba dan saatnya persiapan untuk mengikuti lomba, tapi sebelum itu isi tenaga dulu dengan sarapan dan mandi pagi dulu biar kagak kecut-kecut banget. . . Tepat jam 7 pagi kita kumpul di lapangan Bonavita KarangKemiri untuk persiapan start. Ketika pertama masuk lapangan hal pertama yang disajikan oleh EO Djarum adalah adanya photobooth besar plus mobil jeep sebagai display yang menutupi sebagian panggung utama, kita ga menyianyiakan kesempatan foto di photobooth tersebut sebagai kenang-kenangan. Nih foto kita
Rombongan PPA YOGARIMBA
Dibelakang photobooth udah berdiri panggung besar dengan konsep dekorasi yang adventure banget, belum lagi musik yang diputar. Musik genre Rock mungkin terasa aneh sama sebagian orang yang kurang suka dengan musik yang agak keras, tapi menurut gw pribadi konsep yang disajikan EO keren dan bagus banget, baru pernah ada acara LA tapi berasa Konser karena banyaknya band bintang tamu yang dateng. Untuk event yang seperti ini emang mantep abis, soalnya yang udah-udah acara LA ya sekedar LA aja, musik hanya pelengkap aja.

Setelah acara pembukaan dan sambutan sambutan acara pelepasan peserta pun dimulai. Kita dari Rombongan YogaRimba dapat nomor urut 60an, jadi bisa dibilang kita start awal karena jumlah peserta sampe lebih dari 300 regu (1 regu = 3 orang). Untuk rute yang dibuat panitia tergolong sedang, karena kontur tanah daerah KarangKemiri sendiri cenderung landai. Awal mula trek berupa jalur perkampungan warga, kita disuguhi pemandangan ramahnya warga bahkan ada yang sampai menyediakan minuman dan camilan di depan rumah mereka. Setelah melewati perkampungan giliran masuk trek kebun agak menanjak dengan tanaman bambu sebagai pemandangannya.
Bang Dika Pose dikebon bambu
Setelah melewati kebun bambu kita masuk lagi ke perkampungan tapi hanya sebentar saja dan trek kembali ke alam dengan menyusuri aliran sungai kecil. Debit air nampak sedang tinggi dimanfaatkan beberapa warga untuk kegiatan mandi dan cuci. Dijaman sekarang sudah jarang dijumpai kegiatan cuci bahkan mandi disungai apalagi untuk daerah perkotaan. Tapi itu seolah membawa kembali gw ke memory masa kecil gw dimana gw sering mandi dan main di sungai. Habis menyusuri aliran sungai kecil tiba saatnya menyebrangi sungai yang agak besar, bagiku yang udah biasa main di sungai terlihat cukup mudah tapi beberapa peserta nampak kesulitan bahkan ada yang sampe terjatuh ahirnya basah badannya karena batubatu kecil pada dasar sungai agak licin. Beruntung aliran sungai ga deras dan juga kesigapan panitia yang segera menolong peserta yang sempat terpeleset.
Setelah menyebrangi Sungai besar tadi trek kembali menyusuri aliran sungai kecil lagi tapi dengan tambahan pemandangan areal persawahan dan ladang jagung jadi membuat mata adem saat memandangnya. Trek kemudian masuk lagi ke pemukiman penduduk di mana kearifan lokal penduduk diperlihatkan kembali dengan adanya beberapa rumah yang menyediakan air minum, camilan bahkan buah pisang untuk sekedar melepas dahaga dan lapar, ga jarang juga warga yang kita jumpai menyalami kami yang sedang jalan. Nggak jauh dari situ tepat di depan salah satu warga dijadikan POS 1 oleh panitia, disana panitia dengan cakap menyediakan soal untuk kita kerjakan dan air mineral untuk kami isi ulang mengisi perbekalan.

Selepas POS1 kami melanjutkan perjalanan menyusuri pemukiman warga dan masuk lagi ke areal kebun milik warga. Jalur dari POS1 ke POS2 banyak dilalui trek kebun milik warga yang ditanami pohon bambu dan juga trek melalui pemukiman warga. Sampai di POS2 kami wajib menyetorkan soal yang tadi dibagikan panitia di POS1, setelah istirahat sejenak kami lanjutkan perjalanan ke POS3 dimana trek yang dilalui adalah areal persawahan dan perkebunan dengan kontur landai cenderung menurun. Perkebunan sendiri banyak yang ditanami jagung dan Pepaya California. Tengah hari gw dan bang Dika sampai di POS3, dimana POS3 itu adalah tempat kami TM semalam, istirahat sejenak sambil leyeh leyeh di pinggir jalan dirasa cukup kami lanjutkan perjalanan ke garis Finish di lapangan Bonavita (tempat td start). Setelah sampai garis finish kami disambut panitia dan ahirnya bisa leyeh leyeh di lapangan  sembari menunggu kawan-kawan YogaRimba yang lain sampai di garis finish.
Juara 3 Cuy
Baru setelah sekitar jam 3 sore rombongan kami finish semua, rasa lelah terobati dengan pemandangan, suasana dan kearifan lokal khas pedesaan, di lapangan kami dihibur juga dari bintang tamu dari EO Djarum. Setelah semua peserta mencapai garis finish tiba saatnya panitia mengumumkan pemenang daari Lomba Lintas Alam Bumi Cakram II. Dan Alkhamdulillah salah satu regu dari rombongan YogaRimba menyabet Juara ke-3 Kategori Pelajar Putri. 

#I_Dare

#NoLimitForAdventure
Selamat untuk YogaRimba yang di tahun ini menambah koleksi juara dan prestasinya, Terimakasih juga untuk segenap panitia yang sudah memaksimalkan event ini jadi sangat keren.
PPA YogaRimba #NoLimitForAdventure #salamlestari
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
16 - 18 November 2018, adalah tanggal dimana Gor Satria Purwokerto di uji sebagai tuan rumah babak 8 besar sampai Grand Final Liga Futsal Nusantara 2018, dimana klub yang masuk babak semifinal berhak melaju ke Liga Pro Futsal. Karena vanue nya lagi di Purwokerto, ga ada salahnya dong gw ikut nonton, pas kebeneran free dihari sabtu dan itu pas banget lagi pertandingan babak semifinal. Sebenernya pingin nonton di hari Minggu juga pas Grandfinal tapi waktunya barengan sama acara Lintas Alam Bumi Cakram II, yang di adain temen-temen dari Cakrampala (acara lintas alam bakal gw posting setelah postingan ini).

Nah pas Semifinal mempertemukan Futsal Kota Metro (Lampung) VS Young Rior FC (Sulawesi Selatan), dan Pertandingan antara Bifor FC (Papua) VS Devina FC (Jakarta Utara). Pertandingan pertama antara Kota Metro lawan Young Rior berjalan ketat dan menarik, jual beli serangan dan saling salip skor mewarnai pertandingan ini. Pertandingan berahir dengan skor 3-3 pada waktu normal, sehingga ada babak tambahan untuk mencari pemenang. Penentu kemenangan Young Rior sore itu ada pada sosok Hasriady yang pada pertandingan itu mencetak hatricknya tepat 2 menit sebelum babak perpanjangan selesai.

Pada pertandingan kedua ada Bifor FC (Papua) VS Devina FC (Jakarta Utara), pertandingan juga ga kalah seru, jual beli serangan sering terjadi. Bifor FC yang pada awal babak pertama bisa unggul skor 3-1 ahirnya disamakan oleh devina menjadi 3-3 namun lagi-lagi Bifor FC ga berselang lama bisa menambah 2 gol untuk kembali unggul. Ketangguhan kiper Bifor FC gw nilai jadi salah satu kunci kemenangan Bifor FC atas Devina FC sore itu, karena dia sanggup ngegagalin dua eksekusi second pinalty dari Devina FC. Pada ahirnya Bifor FC keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 6-5. 

Selamat Buat 4 Klub yang berhasil promosi ke Pro Futsal League 2019, dan untuk Young Rior FC juga Bifor FC selamat untuk masuk babak Grandfinal Liga Futsal Nusantara 2018. Owh iya sampe lupa Selamat juga buat kota Purwokerto yang sudah berhasil jadi tuan rumah untuk pertandingan Level Nasional. Semoga Next Time kedepan banyak event-event besar lagi di Purwokerto tercinta.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Nama : Frida Fatah AA
NIM : SIR200913
Matkul : Etika Profesi
Dosen : Erfan Rusdi, M.kom

ETIKA KOMPUTER

     A. PENGERTIAN

Secara etimologi etika berasal dari kata ethos yaitu bahasa Yunani yang berarti karakter, watak kesusilaan, atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya. Dalam pengertiannya yang secara khusus dikaitkan dengan seni pergaulan manusia, etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip prinsip moral yang ada. Etika merupakan refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri. Oleh karena itu dapatlah disimpulkan bahwa sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit professional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya. Tujuan etika adalah untuk mendapatkan konsep mengenai penilaian baik buruk manusia sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
Peranan etika dalam profesi antara lain :
  • Nilai-nilai etika itu tidak hanya milik satu atau dua orang, atau segolongan orang saja, tetapi milik setiap kelompok masyarakat, bahkan kelompok yang paling kecil yaitu keluarga sampai pada suatu bangsa. Dengan nilai-nilai etika tersebut, suatu kelompok diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupan bersama.
  • Salah satu golongan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan dalam pergaulan baik dengan kelompok atau masyarakat umumnya maupun dengan sesama anggotanya, yaitu masyarakat profesional. Golongan ini sering menjadi pusat perhatian karena adanya tata nilai yang mengatur dan tertuang secara tertulis (yaitu kode etik profesi) dan diharapkan menjadi pegangan para anggotanya.
  • Sorotan masyarakat menjadi semakin tajam manakala perilaku-perilaku sebagian para anggota profesi yang tidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama (tertuang dalam kode etik profesi), sehingga terjadi kemerosotan etik pada masyarakat profesi tersebut. Sebagai contohnya adalah pada profesi hukum dikenal adanya mafia peradilan, demikian juga pada profesi dokter dengan pendirian klinik super spesialis di daerah mewah, sehingga masyarakat miskin tidak mungkin menjamahnya.
B. Etika Komputer


Istilah etika komputer mulai muncul setelah Walter Maner di tahun 1970, dan beberapa pemikir aktif etika computer mulai memasukkan dan mendeskripsikan etika computer sebagai sebuah bidang studi.pada tahun 1985 Deborah Johnson dalam bukunya Computer Ethic, menggambarkan bidang ini sebagai satu studi tentang cara yang di tempuh oleh komputermemiliki standar moral baru,yang memaksa kita sebagai penggunanya untuk norma-norma baru pula di dalam dunia yang “belum dipetakan”.

Tahun 1985 James Moor, mengartikan etika kmputer sebagai bidang ilmu yang tidak terikat secara khusus dengan teori ahli filsafat mana pun dan kompatibel dengan pendekatan metodologis yang luas pada pemecahan masalah etis.

Komputer disebut “logically mallaeable” karena bisa melakukan aktivitas apapun dalam membantu tugas manusia.komputer merupakan suatu alat yang universal dan tentu saja batas computer adalah seberapa besar batas dari kreativitas manusia tersendiri.

Menurut Moor,revolusi computer sedang terjadi dalam dua langkah, yang pertama “pengenalan teknologi” dimana teknologi computer dapat dikembangkan dan disaring, langkah yang kedua “penyebaran teknologi” dimana teknologi mendapatkan integrasi kedalam aktivitas manusia sehari-hari dan kedalam institusi social,mengubah seluruh konsep pokok,seperti uang, pendidikan, kerja, dan pemilihan yang adil.

Pada tahun 1990, Donald Gotterbarn memelopori suatu pendekatan yang berbeda dalam melukiskan cakupan khusus bidang etika.dalam pandangan Gotterbern, etika computer harus dipandang sebagai suatu cabang etika professional, yang terkait semata-mata dengan standar kode dan praktek yang dilakukan oleh para professional di bidang komputasi.
Isu-isu yang sering muncul dalam etika komputer :


  • Kejahatan Komputer : kejahatan seperti menyebar virus, spam email, penyadapan transmisi,carding (pencurian melalui internet), DoS (Denial of Services), hacker, cracker dan sebagainya.
  • Cyber Ethics :berkembang pada internet, merupakan suatu jaringan yang menghubungkan computer diseluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses. Menuntut adanya aturan dan prinsip dalam melakukan komunikasi via internet. Salah satuyang dikembangkan adalah Neiket atau Nettiquette, yang merupakan salah satu etika acuan dalam berkomunikasi menggunakan internet.

  • E-commerce : sebuah sistem yang digunakan untuk perdagangan yang menggunakan mekanisme elektronik yang ada di jaringan internet. Pada permasalahan yang menyangkut perdagangan via tersebut, diperlukan acuan model hukum yang dapat digunakan sebagai transaksi. Salah satu acuan internasional adalah Uncitral Model Law on Electronic Commerce 1996. Model tersebut telah disetujui oleh General Assembly Ressolution No 51/162 tanggal 16 Desember 1996.

  • Pelanggaran Hak Atas Kekayaan Intelektual : pelanggaran yang dilakukan atas kekayaan intelektual tentang pembajakkan, softlifting (pemakaian lisensi melebihi kapasitas penggunaan yang seharusnya), penjualan CDROM illegal atau juga penyewaan pernagkat lunak illegal.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About Me

My photo
Frida
Graphic Designer | Football Addict | Travelling
View my complete profile

Categories

Adventure AOK Assembly Download event Futsal Grafis Hardware JalanJalan Jaringan LintasAlam OS Pemrograman shop Software Tips n Trik Tugas Visual Basic Wallpaper YogaRimba

Blog Archive

  • ▼  2019 (1)
    • ▼  April (1)
      • Hunting Bareng Ke Bukit Watu Meja
  • ►  2018 (3)
    • ►  November (3)
  • ►  2012 (2)
    • ►  February (2)
  • ►  2011 (30)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (11)
  • ►  2010 (10)
    • ►  December (3)
    • ►  September (7)

Social Media

Facebook

Created with by ThemeXpose